Hubungi Kami Segera di +62 812-2055-5451       |        E-Mail : tacticalinpolice@gmail.com

Tes Kesemaptaan Jasmani Penerimaan Polri 2018

Para calon siswa BRIGADIR, AKPOL dan SIPSS saatnya kalain mempersiapkan tes jasmani yang pasti akan kalian lewati dalam penerimaan polri 2018 karena lawan kalian atau pesaing kalin juga sudah pasti mempersiapkan tes jasmani  ini agar dapat nilai yang Tertinggi guna menyingkirkan lawan di seleksi Pantokhir. Tahapan seleksi tes jasmani meliputi Kesemaptaan A, Kesemaptaan B dan Renang; Lari 12 menit, Pull Up (Pria), Chinning(Wanita), Sit Up, Push Up, Shuttel Run, dan Pemeriksaan Anthropometrik. Berikut ini adalah penjelasan dan cara penilaian tes jasmani.

Tahap Kesemaptaan A Lari 12 menit

Sederhananya untuk tes ini berlari sejauh-jauhnya selama 12 menit   dan setelah waktu berakhir 12 menit panitia akan membunyikan peluit panjang tanda waktu sudah habis baru panjang lintasan peserta di ukur berapa meter siswa berlari.
Tes jasmani lari 12 menit ini biasanya berlari di stadion lapangan sepak bola yang memiliki keliling lapangan kurang lebih 420 m.
untuk mendapatkan nilai 100 di tes jasmani lari 12 menit kamu harus berlari setidaknya
untuk laki-laki : jarak lari 3444 meter (8,2 x Keliling lapangan)
untuk wanita :  jarak lari 3095 meter (7,4 x keliling lapangan)

Tahap Kesemaptaan B

Materi yang diujikan adalah pull up(pria) / chinning (wanita), ujian sit up, push up dan shuttle run.

1. Push UP

Laki-laki 

Ketentuan hitungan

  1. Dihitung satu hitungan mulai saat mengangkat badan dengan meluruskan lengan sampai lengan benar-benar lurus
  2. Kemudian turun kembali dengan tubuh lurus sampai berjarak 1 kepal (± 10 cm) dari tanah langsung mengangkat badan untuk hitungan berikutnya
  3. Gerakan yang tidak benar tidak memperoleh hitungan

Push UP Untuk Wanita

Ketentuan hitungan

1. satu hitungan dimulai dari gerakan mengangkat badan ke atas sampai lengan lurus, badan membentuk sudut ± 30 derajat dengan tanah

2. setelah turun ke posisi semula sampai badan berjarak ±10 cm dari tanah langsung mengangkat badan untuk hitungan berikutnya

2. Sit Up

LAKI-LAKI

Ketentuan hitungan

1. dihitung satu hitungan dari sikap terlentang sampai siku tangan kanan melampaui lutut sebelah kiri atau sebaliknya

2. gerakan yang salah tidak mendapatkan hitungan

WANITA

Ketentuan hitungan

1. dihitung 1 hitungan mulai dari sikap berbaring terlentang kemudian mengangkat badan sampai sikap duduk minimal 90 derajat
2. kemudian kembali ke posisi semula untuk hitungan berikutnya
3. peserta tidak diperbolehkan istirahat atau berhenti melakukan gerakan pada posisi semula (berbaring terlentang) lebih dari 5 detik apabila terjadi maka  gerakan dinyatakan selesai
4. gerakan salah tidak dihitung

3. PULL UP

Pull Up Laki-laki

Gerakan pull up laki-laki
a. peserta mengangkat badan dengan kekuatan kedua tangan sampai dagu melewati palang
b. gerakan selanjutnya turun menggantung seperti sikap permulaan kemudian kembali mengangkat badan dengan kedua tangan sampai dagu melewati palang (seperti gerakan di atas), demikian diulang terus menerus sebanyak mungkin selama 1 menit

Chinning (untuk wanita)

Jika Laku-laki Pull Up maka untuk wanita adalah Chining UP gerakannya berbeda dengan pria.
b. kedua lengan lurus memegang palang, posisi kaki maju selangkah kedepan lebih kurang (30 cm), badan dan kaki merebahkan ke belakang membentuk sudut 45 derajat dengan tanah
Gerakan

a. tarik badan ke arah palang dengan kedua kaki tetap lurus sampai dada bagian atas menyentuh palang, dagu harus melampaui palang

b. kemudian kembali ke sikap semula posisi lengan lurus

c. gerakan dilakukan selama 1 menit

4. Shuttle run

adalah lari membentuk angka 8 diantara 2 buah tiang yang berjarak 10 meter sebanyak 3 kali sampai kembali ke tempat start semula. Tes ini untuk mengukur akselerasi dan kelincahan tiap peserta. gerakan untuk laki-laki sama dengan perempuan.

Sikap Permulaan

1. kelompok peserta yang terdiri dari 3 – 4 orang mengambil posisi start berdiri di belakang garis start di sebelah kanan atau kiri masing-masing tiang
2. dalam posisi “siap” menunggu aba-aba dari penguji
Gerakan1. Setelah ada aba-aba “ya” peserta lari secepat mungkin menuju tiang yang berada di depannya sampai melewati tiang langsung memutar berbalik kembali ke tempat semula menuju ke tiang pertama2. Apabila peserta start dari sebelah kanan tiang maka yang bersangkutan berlari menuju ke sebelah kiri tiang di depannya kemudian berbalik memutar melewati tiang menuju ke sebelah kanan tiang pertama sehingga membentuk angka delapan, dilakukan sebanyak 3 kali putaran bolak-balik, demikian pula sebaliknya apabila peserta start dari sebelah kiri
3. posisi finish, apabila peserta saat start di sebelah kanan tiang pertama maka pada putaran ke 3 ketika berada di tiang ke 2 berlari lurus ke depan ke arah sesuai posisi pada waktu start, demikian pula sebaliknya
4. peserta tidak diperbolehkan memegang tiang pada waktu berlari.

Tahap Kesemaptaan Renang

Penilaian untuk renang sangat lah sederhana

Gaya Renang

Peserta menggunakan gaya yang dikuasai (bebas gaya).

Peserta yang Memenuhi Syarat (MS) :
1. peserta menempuh jarak 25 meter;
2. waktu yang ditempuh oleh peserta dengan Nilai Batas Lulus 41 adalah untuk pria diatas 55 detik dan wanita diatas 60 detik.
Peserta yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) :
1. Peserta tidak mencapai jarak 25 meter;
2. Mendapat nilai 0 (nol) karena tidak melaksanakan ujian renang;
3. Mendapatkan nilai dibawah nilai batas lulus.

Jangan Ragu Untuk Bertanya!

2019-06-03T14:01:59+00:00
error: Content is protected !!
Chat Kami